Judi Bola

Selain Pasukan Oranye, Ini Pasukan Penyelam Got saat Banjir

Casino Uang Asli

Berita Hot – Video seorang Petugas Harian Lepas Dinas Lingkungan Nasib DKI Jakarta alias Pasukan Oranye yang nyelam di got hitam pekat mendadak viral di media sosial. Petugas tersebut mencari sampah-sampah yang menutupi jalan air serta mengdampakkan got mampet.

Tidak hanya Pasukan Oranye, pasukan satu ini pun rela nyelam di got serta mencari sampah yang menyumbat saluran air. Mereka merupakan petugas Dinas Tata Air DKI Jakarta alias Pasukan Biru.

Sama halnya dengan video Pasukan Oranye, video Pasukan Biru yang bejibaku dengan sampah mendadak viral serta di media sosial.

“Itu Pasukan Biru Dinas Tata Air kami,” kata Kepala Dinas Tata Air Teguh Hendrawan saat berbincang dengan kami.

Berbekal alat apa adanya petugas tersebut menyelam di saluran air serta muncul ke permukaan dengan mengenggam sampah.

“Sedang membersihkan sampah yang menyumbat pompa mesin di rumah pompa Dwi Warna, Jakarta Pusat,” kata Teguh.

Terbukti peran-peran dua pasukan ini tidak dapat dianggap remeh. Tidak jarang aksi-aksi mereka mendapat decak kagum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias bersahabat disapa Ahok.

Ahok mengaku telah menanyakan argumen pasukan oranye itu tidak memakai alat pelindung apa pun.

“Saya telah tanya kenapa enggak mau pakai kacamata serta alat kemananan. Mereka bilang lebih enak, tidak jarang begitu. Saya juga takut kena matanya, tapi yang mau (pakai alat) wajib belikan alat yang lengkap,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu 22 Februari 2017.

Kisah Haru PHL

Aksi Pasukan Oranye akhir-akhir kembali menyedot perhatian warga. Para netizen juga ramai berkomentar soal video pasukan oranye yang memasuki saluran penghubung tanpa satupun alat keamanan. Padahal saat itu dirinya tengah memastikan air mengalir normal tanpa hambatan.

BACA JUGA  Mantan Anggota TNI Tersungkur Diterjang 7 Peluru Polisi

Di Kali Betik di Rawa Sengon, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, seorang petugas PPSU, Dennis usia 45 tahun meregang nyawa saat mengamati serta bertugas menangani banjir di kawasan Kelapa Gading. Dirinya terpleset ketika melintas di jembatan logam di Kali Betik. Saat itu dirinya baru berakhir mengambil gambar kondisi ajaran kali Betik.

“Informasinya, Deni ini terpeleset dari motor serta terjatuh ke Kali itu. Pergi mau bersihkan saluran,” kata Kasudin Damkar Jakarta Utara Satriadi saat dihubungi Liputan6.com Rabu 22 Februari 2017.

Seusai pernah diperbuat pencarian, nyawa pria asal Kupang, NTT itu tidak terselamatkan. Denis ditemukan di ajaran Kali Sunter di Jembatan Plumpang, Semper, kurang lebih pukul 11.45 WIB. Proses pelantikan jasad Dennis dari Kali Sunter pun mengajak haru dari warga yang datang menonton.

“Ya tetap menempel semua, pakaian sama tadi ada alat-alat kebersihannya,” tambah Satriadi.

Keberadaan Pasukan Oranye nyatanya juga mencuri perhatian salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 ini. Sehingga tahap warga Ibukota meningkatkan magnet pasukan oranye untuk didekati paslon.

Setidak sedikit 73 Pegawai Harian Lepas (PHL) Dinas Kebersihan DKI Jakarta alias Pasukan Oranye diskors. Karenanya, mereka diduga kuat ikut kampanye salah satu paslon Gubernur serta Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Puluhan petugas tersebut merupakan mereka yang biasa menjaga kebersihan sungai serta kali di Jakarta. Puluhan pasukan oranye tersebut ikut kampanye pada Senin, 21 November 2016 sore. Mereka berasal dari PHL Kecamatan Kemayoran (38 orang) serta Kecamatan Johar Baru (35 orang).

“Mereka gambar sambil acungkan jari pakai seragam oranye lengkap dengan peralatan,” kata Isnawa.

Seusai memperoleh laporan tersebut, Isnawa langsung memerintahkan jajarannya untuk mem-BAP (Kabar Agenda Pemeriksaan). “Senin malam saya lapor Plt Gubernur,” kata Asnawi.

BACA JUGA  7 Argumen Bercinta di Pagi Hari Dapat Memberi Kenikmatan Seharian!

Plt Gubernur Sumarsono tidak berlama-lama serta mengambil langkah tegas. Puluhan pasukan oranye itu langsung diskors. Mereka tidak diperbolehkan bekerja serta menerima gaji. “Tapi mereka dapat mendaftar lagi seusai selesai pilkada,” Asnawi membahas.

author
No Response

Comments are closed.