Judi Bola

Cerita Seks Dengan Pacarku Dikost

985 views
Casino Uang Asli

Pelajar – Perkenalkan namaku Ryan dan usiaku 22 tahun, tercatat sebagai mahasiswa sebuah PTS di Bandung. Cerita nakal yang bakal kuceritakan ini terjadi tiga tahun yang lalu. Telah lama terbukti, tapi aku rutin teringat-ingat pengalaman seks tersebut dan tidak bakal sempat aku melupakan satu nama seorang mahasiswi bernama Cindy.

Walau hingga kini pun bakal rutin kukenang saat-saat indah bersamanya. Perkawanan akrabku dengan Cindy sebab ia merupakan cucu dari bunda kostku. Cindy lebih tua 2 tahun dan dirinya anak Surabaya, sedang kuliah di Bandung hanya beda kampus denganku. Yang aku tahu, kedua orangtuanya telah pisah ranjang selagi dua tahun (tapi tidak bercerai) dan Cindy ikut tinggal bersama neneknya (ibu kostku) ketika ia masuk kuliah.

Mungkin terlalu panjang kalo kuceritakan bagaimana prosesnya hingga kami berpacaran. Aku beruntung punya cewek semacam dirinya yang wajahnya sangat cantik (pernah dirinya ditawarin untuk menjadi model), segala yang diidamkan pria melekat pada dia.

Kulitnya yang putih, hidung bangir, matanya yang indah dan bening, rambut ikal dan tubuhnya yang sexy padat.. Aku juga nggak tahu kenapa bunda kost menerimaku untuk nge-kost dirumahnya padahal yang kost di rumahnya merupakan cewek semua. Mungkin sebab ngeliat tampangku semacam orang baik-baik kali ya (hehehe)…

Pada awal kami berpacaran, Cindy tergolong pelit untuk urusan mesra-mesraan. Jangankan untuk berciuman, minta pegang tangannya saja sulitnya minta ampun, ga terbayang deh untuk dapat ngentot dirinya hehehe… ! Padahal aku tergolong orang yang hypersex, dan aku tidak jarang kali melakukan onani untuk melampiaskan nafsu seksku, hingga sekarang. Aku dapat melakukan onani hingga tiga kali sehari.

Setiap kali fantasi dan gairah seksku datang, tentu kulakukan kebiasaan jelekku itu. Entah dikamar mandi memakai sabun, sambil nonton VCD porno dan tidak jarangnya sambil tiduran telungkup di atas kasur sambil kugesek-gesekkan penisku.

Aku merasakan nikmat setiap orgasme onani. Back to story, sejak aku dan Cindy resmi jadian, baru dua minggu kemudian dirinya mau kucium pipinya. Itu pun seusai melewati perdebatan yang panjang, akhirnya ia mau juga kucium pipinya yang mulus itu, dan aku rutin ingin merasakan dan mengecup lagi sejak saat itu.

Hingga pada sebuahmalam, ketika waktu menunjukkan pukul setengah sepuluh, aku, Cindy dan Desi (anak kost yang lain) tetap asyik melihat TV di ruang tengah. Sementara bunda kostku dan 3 anak kost yang lain telah berangkat tidur. Kami bertiga duduk diatas permadani yang terhampar di ruang tengah.

Desi duduk di depan sementara aku dan Cindy duduk agak jauh dibelakangnya. Lampu neon yang menyinari ruangan rutin kami matikan kalau sedang melihat TV. Biar tidak silau kena mata maksudnya. Alias mungkin juga demi menghemat listips.

Yang jelas, cahaya dari TV agak begitu samar dan remang-remang. Desi tetap asyik melihat dan Cindy yang disampingku saat itu hanya mengenakan kaos ketat dan rok mini matanya tetap konsen melihat film tersebut. Sesekali saat pandangan Desi tertuju pada TV, tanganku iseng-iseng memeluk pinggang Cindy.

Entah Cindy terlalu memperhatikan film hingga tangannya tidak menepis saat tanganku memeluk tubuhnya yang padat. Dirinya malah memegang rambutku, dan membiarkan kepalaku bersandar di pundaknya. Terkadang kalo pas iklan, Cindy pura-pura menepiskan tanganku supaya lakukananku tidak dilihat Desi. Dan saat film diputar lagi, kulingkarkan tanganku kembali. “I love you, honey….” Bisikku di telinganya.

Cindy menoleh ke arahku dan tanpa sepengetahuan Desi, ia mendaratkan ciumannya ke pipiku. Oh my God, baru pertama kali aku dicium seorang cewek, tanpa aku minta pula. Situasi semacam ini tiba-tiba membikin pikiranku sehingga ngeres apalagi saat Cindy meremas tanganku yang saat itu tetap melingkar di pinggangnya, dan matanya yang sayu sekilas menoleh ke arah Desi yang tetap nongkrong di depan TV. Aman, pikirku.

Apalagi ditambah ruangan yang hanya mempercayakan dari cahaya Tv, maka sesekali tanganku meremas payudara Cindy. Cindy menggelinjang, sesekali menahan nafas. Lutut kanannya ditekuk, hingga saat tangan kiriku masuk ke dalam daster tahap bawah yang agak terbuka dari tadi, sama sekali tidak diketahui Desi. cerita nakal.

Mungkin ia konsen dengan film, alias mungkin juga ia telah ngantuk sebab kulihat dari tadi sesekali ia mengangguk semacam orang ketiduran. Ciumanku saat ini sedikit menggelora, menelusuri leher Cindy yang putih mulus sementara tangan kiriku menggesek-gesekkan perlahan vagina Cindy yang tetap terbungkus celana dalam. Ia mendesah dan mukanya mendongak ke atas saat kurasakan celana dalamnya mulai basah dan hangat.

Mungkin ia merasakan kenikmatan, pikirku.Tanganku yang mulai basah oleh cairan vagina Cindy buru-buru kutarik dari dalam roknya, ketika tiba-tiba Desi bangkit dan melihat ke arah kami berdua. Kami bersikap seolah sedang konsen nonton juga.

BACA JUGA  Cerita Seks Pengen Klimaks

“Aku ngantuk. Tidur duluan ya….. nih remote-nya!” ucap Desi sambil menyerahkan remote TV pada Cindy. Desi kemudian masuk ke kamarnya dan mengunci pintu dari dalam. Aku yang tadi agak gugup, bersorak girang ketika Desi hanya pamitan mau tidur. Aku pikir dirinya setidaknya mengenal lakukananku dengan Cindy. Dapat mati aku. Cindy yang sejak tadi diam (mungkin sebab gugup juga) matanya saat ini tertuju pada TV. cerita nakal.

Aku tahu dirinya juga pura-pura nonton, maka saat tubuhnya kupeluk dan bibirnya kucium dirinya malah membalas ciumanku. “Kita jangan disini Say, kelak ketahuan….” Bisiknya diantara ciuman yang menggelora. Segera kubimbing tangan Cindy bangkit, seusai mematikan TV dan mengunci kamar

Cindy, kuajak dirinya ke kamar sebelah yang kosong. Disini tempatnya aman sebab setiap yang bakal masuk ke kamar ini wajib lewat pintu belakang alias depan. Jalan kami berjingkat supaya orang lain yang telah tertidur tidak mendengar langkah-langkah kami alias ketika kami membuka dan menutup kunci dan pintu kamar tengah dengan perlahan.

Seusai kukunci dari dalam dan kunyalakan lampu kamar kuhampiri Cindy yang telah duduk di tepi ranjang. “Aku cinta kamu, Cindy…..” ujarku ketika aku telah duduk disampingnya. Mata Cindy menatapku lekat.. Sejenak kulumat bibirnya perlahan dan Cindy pun membalas membikin lidah kami saling beradu. cerita nakal.

Nafas kami kembali makin memburu menahan rangsangan yang kian menggelora. Desahan bibirnya yang tipis makin mengajak birahi dan nafsuku. Kuturunkan ciumanku ke lehernya dan tangannya hebat rambutku. Nafasnya mendesah. Aku tahu dirinya telah terangsang, lalu kulepaskan kaosnya.

Payudaranya yang padat berisi ditutupi BH berwarna merah tua. Alangkah putih kulitnya, mulus tidak ada cacat. Kemudian bibir kami pun berciuman kembali sementara tanganku sibuk melepaskan tali pengikat BH, dan sesaat kemudian kedua payudaranya yang telah mengeras itu saat ini tanpa ditutupi kain sehelai pun. Kuusap kedua putingnya, dan Cindy pun tersenyum manja. “Ayo Yan, lakukanlah….” Ujarnya.

Tak kusia-siakan peluang ini, dan mulai kujilati payudaranya bergantian. Sementara tangan Cindy menolong tanganku melepaskan kemeja yang tetap kukenakan. Kukecup putingnya hingga dadanya basah mengkilap. Alangkah beruntungnya aku dapat menikmati semua yang ada ditubuhnya. Tangan kananku yang nakal mulai merambah turun masuk ke dalam roknya, dan kugesek-gesekkan pelan di bibir vaginanya. cerita nakal.

Cindy menggelinjang menahan nikmat, sesekali tangannya juga ikut digesek-gesekkan kekurang lebih vaginanya sendiri. Bibirnya mendesah menahan kenikmatan. Matanya terpejam, Sebentar kemudian vaginanya mulai sedit basah. Dan kami pun mulai melepaskan celana kami masing-masing hingga tubuh kami sangatlah polos. Alangkah indahnya tubuh Cindy,

Apalagi ketika kulihat vaginanya yang terselip diantara kedua selangkangannya yang putih mulus. “Wah.. punyamu oke Cindy, Ok’s banget…” ujarku terpana Begitu mulus terbukti,ditambah dengan bulu-bulu lebat dikurang lebih tahap sensitifnya. “Burungmu juga besar dan bertenaga. Aku suka Yan….” Balasnya sambil tangannya mencubit pelan kemaluanku yang telah tegak dari tadi.

“Come on Honey….” Pintanya menggoda. Aku tahu Cindy telah begitu terangsang maka kemudian kusuruh Cindy berbaring di atas kasur. Dan aku baringkan tubuhku terbalik, kepalaku berada di kakinya dan sebaliknya(posisi 69). Kucium ujung kakinya pelan dan kemudian ciumanku menuju hutan lebat yang ada diantara kedua selangkangannya.

Kukecup pelan bibir vaginanya yang telah basah, kujilat klitorisnya sementara mulut Cindy sibuk mengocok-ngocok kemaluanku. Bibir vaginanya yang merah itu kulumat habis tidak tersisa. Ehm, alangkah nikmatnya punyamu Cindy, pikirku. cerita nakal.

Ciumanku semakin menikmati klitoris Cindy, hingga kurang lebih vaginanya makin basah oleh cairan yang keluar dari vaginanya. Kedua jari tanganku aku coba masukkan celah vaginanya dan kurasakan nafas Cindy mendesah pelan ketika jariku kutekan keluar masuk. “Ahh… nikmat Yannn…ahhhh…” erangnya.

Kugesek-gesekkan kedua jariku diantara bibir klitorisnya dan Cindy makin menahan nikmat. Selang 5 menit kemudian kuhentikan gesekkan tanganku, dan kulihat Cindy sedikit sedih ketika aku menghentikan permainan jariku. “Jangan sedih Say, aku tetap punya permainan yang luar biasa, okay?” “Oke. Kini aku yang mengatur permainan ya?” ujarnya.

Aku mengangguk.Jujur saja, aku lebih suka kalau cewek yang agresif Cindy pun bangkit, dan sementara tubuhku tetap terbaring di atas kasur. “Aku di atas, kalian dibawah, okay? Tapi kalian jangan nusuk dulu ya Say?”

Tanpa menantikan jawabanku tubuh Cindy menindih tubuhku dan tangan kanannnya mengajar penisku yang telah berdiri tegak sejak tadi dan blessss…….ah,Cindy merasa tersanjung saat seluruh penisku menembus vaginanya dan semakin masuk dan masuk menuju celah kenikmatan yang paling dalam. cerita nakal.

Dia mengoyang-goyangkan pantatnya dan sesekali gerakannya memutar, bergerak mundur maju membikin penisku yang tertanam bergerak leluasa menikmati ruang dalam “gua”-nya. Cindy mendesah setiap kali pantatnya turun naik, merasakan peraduan dua senjata yang telah terbenam di dalam surga.

BACA JUGA  Cerita Seks Adegan Film Bokep

Tanganku meremas kedua payudara Cindy yang tadi semakin menggelayut manja. Rambutnya dibiarkan tergerai diterpa angin dingin yang terselip diantara kehangatan malam yang kami rasakan saat ini. Kubiarkan Cindy semakin menikmati permainan ini. Saat dirinya asyik dengan permainannya kulingkarkan tanganku dipinggangnya dan kuangkat badanku yang terbaring sejak tadi kemudian lidah kami pun beradu kembali.

“Andainya kami semakin bersama semacam ini, alangkah tersanjungnya nasibku ini Cindy ” bisikku pelan “Aku juga, dan ku berharap kami rutin bersama selamanya..” Sepuluh menit berlalu, kulihat gesekan pinggang Cindy mulai lemah. Aku tahu kalau dirinya mulai kecapekan dan aku yang mengambil inisiatif serangan. cerita nakal.

Kutekan naik turun pinggangku, sementara Cindy tetap bersi kukuh diam. Dan suara cep-clep-clep… setiap kali penisku keluar masuk vaginanya. “Ahh semakinss Yannnnn….semakinss…nikmattttt…ahh…ahhhh….” hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Cindy, dan aku pun makin menggencarkan seranganku. Ingin kulibas habis semua yang ada dalam vaginanya.

Suara ranjang berderit, meningkatkan hot permainan yang sedang kami lakukan. Kutarik tubuh Cindy tanpa melepaskan penisku yang sedang berlabuh dalam vaginanya dan kusuruh dirinya berdiri supaya kami melakukan gerakan sex sambil berdiri.

“Kamu punya tidak sedikit style ya say?” katanya menggoda. “Iya dong, demi kepuasan kalian juga” jawabku sambil mulai menggesek-gesekan penisku kembali. “Ahh semakins…semakinss……” desah Cindy ketika penisku berulang kali menerobos vaginanya. cerita nakal.

Kupeluk tubuh Cindy erat sementara jari tangan kirinya membelai lembut bulu-bulu vaginanya, dan sesekali menolong penisku masuk kembali setiap kali terlepas. Keringat membasahi tubuh kami. Lehernya yang mulus kucium pelan, sementara nafas kami mulai berdegup kencang. “Yan, keteteran nih, mau klimaks. Jangan curang dong….” “Oke, tahan dulu Cindy” dan kucabut batang penisku yang telah basah sejak tadi.

Kusuruh Cindy nungging di ranjang, sementara tanganku mengarahkan penisku yang telah siap masuk kembali. Dan kumasukkan sedikit demi sedikit hingga penisku ambles semua ke dalam surga yang nikmat. “Ah…tekan Yan…enaaaakkkkk…semakinssss Yannn….” Erangnya manja setiap kali penisku menari-nari di dalam vaginanya.

Tanganku memegang pinggangnya supaya gerakanku teratur dan penisku tidak terlepas,. “Ohh…nikmat sekali Yan….semakins….semakinss……” desahnya. Alangkah nikmatnya saat-saat semacam ini…dan semakin kuulang sementara mulut kami mendesah merasakan kenikmatan yang teramat sangat setiap kali penisku mempermaikan vaginanya. “Yan….aku mo keluar nih…..udah ngga tahan….ahhh….ahhhh….” ucap Cindy tiba-tiba. cerita nakal.

“Tahan Cin, aku juga hampir hingga….” aku menekan-nekan penisku kian cepat,sehingga suara ranjang ikut berderit cepat. Dan kurasakan otot-otot penisku mengejang keras dan cairan spermaku berkumpul dalam satu titik. “Aku keluar kini Cin….” penisku kucabut dari celah vaginanya dan Cindypun seketika membalikkan badan dan menjulurkan lidahnya .

Sambil mengocok-ngocok batang penisku yang kemerahan dan saat kurasakan aku tidak sanggup menahan lagi kutaruh penisku diantara kedua belah payudaranya dan kedua tangan Cindy pun menggesek-gesekkan payudaranya yang menjepit batang kemaluanku dan….croott…crooottt… spermaku jatuh dikurang lebih dada dan lehernya Sebagian tumpah diatas sprei. cerita nakal.

Cindy menjilati penisku membersihkan sisa-sisa spermaku yang tetap ada. “Kamu nyatanya kuat juga Say, aku hampir tidak berdaya dihadapanmu” kubelai rambut Cindy yang sudak berantakan tidak karuan. “Aku juga ngga nyangka kalian sehebat ini Yan….”desahnya manja . Waktu telah menunjukkan setengah satu malam.

Dan seusai kami istirahat kurang lebih lima belas menit, kami memakai pakaian kami kembali dan memselesaikan tempat tidur yang telah berantakan. Dan tidak lama kemudian kami pun berangkat tidur dikamar masing-masing melepaskan rasa lelah seusai kami ‘bermain” tadi.

Begitulah kisahku dengan Cindy, setiap hari kami rutin melakukan ML. Dan setiap kali kami ingin dan ada peluang. Kami melakukannya di kamar sebelah kalau malam hari, kamar kostku, alias bahkan dikamar mandi (sambil mandi bareng disaat rumah kost kosong hanya ada kami berdua).

Hingga pada sebuahhari Cindy wajib pindah ke luar kota ikut kedua orang tuanya yang telah berbaikan lagi. Aku sangatlah kehilangan dia, dan ingin kusemakin bersamanya. Sempat berbagai kali kususul ke tempatnya yang baru dan kami melakukannya berkali-kali di hotel tempat kami menginap. cerita nakal.

Pada itu, tiba-tiba kuterima surat dari Cindy yang mengadukan bahwa ia bakal menikah dengan orang yang dipilihkan orang tuanya dan aku sangatlah kehilangan dia, aku sungguh sangat mencintai dia….. Sekarang, setiap kali aku melakukan masturbasi,

fantasiku rutin melayang mengingat saat-saat terindah kami melakukan hubungan seks pertama kali dikamar sebelah itu. Ingin rasanya aku ulangi saat-saat indah itu.

author
No Response

Comments are closed.