Judi Bola

Cerita Seks Dengan Mantan Kekasih

287 views
Casino Uang Asli

Pelajar – Sepulang sekolah kurasakan suasana yang sepi di rumahku. Satu persatu nomor telepon kawan kusambung serta tiada yang ada di rumah. Sesaat kucoba telepon mantan pacarku, nyatanya ada, serta kucoba satunya lagi serta nyatanya juga ada. Kuajak mereka janjian ke rumahku.

Sejam telah berlalu. Mereka berdua akhirnya datang. Suasana sepi rumah hilang. Akhirnya kami saling bercanda. Rian serta Anto merupakan mantanku serta kami awalnya kawan yang lumayan bersahabat serta suka berkumpul bersama. Sebetulnya tetap ada perasaan suka di hatiku kepada mereka. Rasanya kurindu bakal suasana dulu.

Kami mulai bercanda serta duduk bersamaan. Rian terbukti mantanku yang agresif. Terkadang ia memegang tanganku serta juga merangkulku. Anto menonton reaksi Rian tampaknya ia tidak mau kalah. Faktor yang sama pun ia perbuat.

Mungkin sebab mereka mantanku maka aku tidak canggung. Sebetulnya aku menyukai sentuhan-sentuhan mereka. Bagian demi bagian kejadian pun terlewati. Kadang aku dipeluk Rian serta kadang aku dipelukan Anto.

Aku pun tidak mau kalah, kebetulan Anto saat itu diam serta kupeluk ia dari belakang. “Rin, itu kalian empuk ya,” sahut Anto sambil menggoyangkan punggungnya yang tertempel dadaku jadi bergesekan. Kurasakan nyilu serta nikmat di putingku, serta membikinku terdiam sesaat. Kemudian,

“Masa, sori Nto.. tapi enak ya,” ucapku sambil bercanda.
“Kayak gitu nggak enak, yang enak kayak ini,” perlahan Rian luar biasaku serta perlahan kulepaskan Anto.

Rian memelukku, tangannya kurasakan menyentuh dadaku serta mengusap-usapnya lalu meremas-remas. Sesaat kuterdiam menahan nafas serta agak terkaget dengan sentuhan Rian. Kurasakan putingku mengeras serta menegang membikin ajaran darahku terangsang keseluruh tubuh. Rasanya nyilu serta nikmat membikin seluruh tubuhku merinding serta lemas. Perlahan mengalir ketonjolan didekat saluran kencingku.

Kemudian kurasakan bibir vagina serta anusku berdenyut-denyut. Kusadari aku terangsang. Untung Rian tidak menyentuh selangkanganku. “Udah yan, lepasin tangannya dong!” ucapku sambil kedua tanganku melepaskan kedua tangan Rian dari dadaku. Mesikipun sebetulnya kusuka, tapi kutolak sebab aku terangsang. Kurasakan suatu bibir mencium kupingku.

Mataku melirik ke arah wajah tersebut serta kulihat sekilas wajah Anto. Sesaat kuterdiam kembali. Nikmat di dalam darahku mengalir kembali. Bibir Anto kemudian melumat daun telingaku. Kurasakan nikmat serta lembut mulut Anto serta membikinku tidak bisa mengelak serta menolak.

Perlahan lidah Anto menjulur masuk ke celah telingaku. “Aaahh..” hanya itu yang bisa kuucapkan. Daguku terangkat tinggi. Kurasakan putingku mengeras serta menegang menjadi sensitif. Kurasakan nyilu serta nikmat di putingku.

Tampaknya Rian tidak mau kalah. Segera tangannya meremas-remas dadaku. Perlahan kurasakan mulut Rian melumat bibirku. Lidahnya menjilati semua yang ada di mulutku. Aku hanya bisa terdiam tidak bergerak, kurasakan pikiranku melayang jauh.

Birahiku mengalir di dalam darahku. Tubuhku terus sensitif serta haus bakal sentuhan. Terlintas di pikiranku berharap memperoleh yang lebih lagi. Kurasakan buaian tangan Anto di pahaku jadi membikin daerah sensitif di selangkanganku terus menjadi. Kurasakan rokku perlahan diangkat Anto.

Tangannya mengelus-elus pahaku dari daerah paha luar, dalam serta hingga di belahan selangkanganku. Terlintas di pikiranku bahaya bila pembantuku menonton kejadian ini. Perlahan kulepaskan bibirku dari bibir Rian. Dengan suara yang tegang serta gemetar akhirnya bisa kuucapkan,

“Udah dong..! Jangan ya, kelak pembantuku ngeliat.”

Akhirnya mereka berhenti.

“Sorry ya Rin, aku kangen ama kamu,” ujar Anto.
“Aku juga, maaf ya.. abis tubuh kalian keren nggak kayak pacar gua sekarang,” sahut Rian sambil salah satu tangannya mengelus dadaku.
“Nggak apa-apa aku juga, kami ke atas yuk!” ucapku.

BACA JUGA  Cerita Seks Dengan Tetanggaku Yang Cantik

Lalu kami bergegas pindah ke atas.

Berakhir naik tangga nyatanya Rian langsung memelukku sambil berlangsung. Kedua tangannya menggerayangi buah dadaku. Kurasakan putingku menegang nyilu yang nikmat. Birahi mengalir dalam darahku membikinku terangsang.

Kemudian kami bertiga duduk. Serta tidak lama kemudian tubuhku hari ini dirangkul oleh Anto. Tangannya mengelus serta meraba pahaku, kemudian perlahan menyusup di rokku. Tidak lama kemudian celana dalamku yang membentuk belahan kemaluanku terkesan jelas.

Tangannya bergerak dari bagian paha luar, dalam, serta selangkanganku. Terasa bibir vaginaku berdenyut serta sensitif. Sebetulnya tanpa mereka sadari aku sedang menikmati kejadian ini serta aku terangsang. Aku berusaha menyembunyikan perasaan ini.

“Rina.. Paha kalian mulus.. putih.. kulit kalian lembut ya,” sahut Anto dengan kedua tangan yang menikmati tubuhku. Sesaat kemudian kurasakan tangan Rian mendekap salah satu buah dadaku yang sedang terangsang. Sesaat nafasku tertahan kemudian batinku terdiam. Kurasakan nikmat di dadaku. Putingku sedang dialiri darah birahi. Perlahan daguku terangkat tinggi. Akhirnya nafasku berburu.

Tampaknya Rian serta Anto tahu bila aku terangsang. Tanpa basa busuk lagi mereka meperbuat permainan selanjutnya. Perlahan tangan Rian yang mendekap dadaku turun serta menyusup kaosku. Kurasakan tangan Rian menyentuh kulit perutku serta menyusup hingga mendekap dadaku yang tertutup BH serta kemudian meremas-remas. Daguku terangkat tinggi. Kemudian bibir Rian kurasakan mengecup serta mencuimi leherku. Mataku terpejam serta kugigit lembut bibir bawahku.

“Oouuhh..” dengan pelan desahan itu keluar dari mulutku. Terus kukeluarkan suara dari mulut maka terus mereka menjadi. Kurasakan tali BH-ku terlepas serta BH-ku mengendor. Entah siapa yang meperbuatnya. Kurasakan tangan Rian mendekap dadaku dengan cara langsung. “Aahh,” kurasakan. Dadaku diremas-remas lagi serta kemudian kedua putingku dimainkan oleh Rian. Nikmatnya!

Perlahan BH serta kaosku diangkat. Udara pun menyentuh putingku langsung serta merangsang tubuhku. Celana dalamku dibuka Anto. Kaos serta BH-ku dilepas Rian. Rokku tidak ketinggalan. Pakaian yang menyelimuti tubuhku berserakan entah berada dimana.

Akhirnya tiada sehelai kainpun di tubuh ini, aku bugil. Terus tubuhku bugil terus buaian udara merangsang tubuhku. Rasanya tubuh bugil ini ingin dinikmati. Perlahan tangan Anto membikin kakiku mengangkang lebar. Rasanya buaian angin merangsang paha dalam serta daerah kemaluanku serta membikinku berharap untuk memperoleh kenikmatan.

Kurasakan bibir Anto menyentuh serta mengecup bibir vaginaku. Daguku terus terangkat tinggi serta dadaku reflek membusung seakan menyodorkan diri. Kurasakan semacam ada setrum yang mengalir dari bibir vagina ke seluruh tubuh.

“Oouuhh..” dengan panjang kuucapkan. Kurasakan tangan Rian meremas dadaku serta memainkan putingku. Ah, dua titik sensitifku terangsang. Dengan reflek dadaku kubusungkan sesampai-sampainya. Tampaknya Rian tidak diam menontonku begini.

Segera ia menghisap salah satu putingku lagi. Ah, kini ketiga titik sensitifku terangsang. Kurasakan jari-jari Anto perlahan masuk ke liang vaginaku. Lalu keluar lagi serta akhirnya keluar masuk dengan cepat serta serakah.

Kurasakan birahiku melayang serta terangsang membikinku pasrah serta menikmati tutorial mereka yang sedang menikmati tubuh bugil ku. Kuarasakan kemaluanku basah. Anusku juga terkena air yang mengalir. Tampaknya Anto mengenal faktor ini. Perlahan salah satu jarinya masuk ke anusku. Terus lama anusku licin serta jari Anto bisa keluar masuk mudah.

Akhirnya jari-jari Anto keluar masuk dikedua liang tubuh bugil ku. Nikmat kurasakan serta entah mengapa terus kusodorkan kedua liangku ke arahnya. Bibir Anto menikmati daerah pinggang serta perutku. Aah, semacam listips mengalir dalam darahku serta juga daerah daerah tubuh bugil ku yang mereka sentuh.

BACA JUGA  Cerita Seks Dengan Ibu Guru Cantik

Akhirnya kuterbaring serta kulihat Anto melepaskan celananya. Kulihat miliknya terhunus serta ia tujukan ke liang vaginaku. Kurasakan sentuhan miliknya di bibir vaginaku. Perlahan-lahan masuk. Dagu serta dadaku terangkat tinggi. “Aaahh..” kuucapkan sambil akhirnya milik Anto menancap dalam di liang vaginaku.

Kemudian ia keluar-masukkan. Kurasakan gesekan milik Anto keluar masuk. Nikmat rasanya hingga-sampai anusku berdenyut-denyut. Mataku setengah terpejam serta kadang-kadang tubuh bugil ku goyang sebab tidak tahan merasakan nikmat. Sekilas terkesan Rian melepaskan celananya. Kulihat miliknya lalu ia tempelkan ke mulutku. Kurasakan di bibirku serta tampaknya aku menyukainya.

Perlahan miliknya dimasukkan ke dalam mulutku. Entah mengapa mulutku terangsang. Lalu kudekap milik Rian dengan tanganku. Kuayun-ayunkan serta kuhisap dengan mulutku. Kurasakan seluk beluknya serta kunikmati dengan lidah serta mulutku. Kujilat, kuhisap, kutelan serta seterusnya.

Berbagai saat kemudian kurubah posisiku jadi mengungging. Dengan begini mulutku bisa menikmati milik Rian yang terhunus. Perlahan kurasakan kenikmatan yang tidak sama. Milik Anto perlahan ia cabut dari liang vaginaku serta kemudian ia hunuskan ke anusku yang kurasakan berdenyut-denyut nikmat.

Perlahan ia masukkan ke anusku yang telah terangsang, basah serta longgar sebab jemarinya. Akhirnya tertancap dalam serta ia keluar masukkan dengan pelan. Sebab telah licin maka ia keluar-masukkan dengan cepat serta akhirnya menyembur cairan di liang anusku.

“Ouuhh..” kuucapkan sambil menikmati semburan yang Anto keluarkan. Seusai itu Anto mendiamkan miliknya diam tertancap. Sesaat kemudian ia mainkan lagi. Anusku sangat licin sebab cairannya. Kadang ia keluarkan dulu serta kemudian dirinya tancapkan lagi. Tampaknya ia sengaja. Sebab setiap tancapan aku mendesah sebab merasakan nikmat.

Berbagai saat kemudian kurasakan tidak sedikit cairan yang menyembur dari milik Rian. Sebab kusangatlah terangsang maka kurasakan nikmat. Lalu kutelan serta entah mengapa malah membikinku tambah terangsang. Seusai habis kulepaskan hisapanku. Rian terdiam. Anto hebat pundakku. Jadi ia bisa memelukku dari belakang. Tangannya meraba-raba dadaku.

Kurasakan ia berdiri serta aku tergantung di miliknya yang menancap. Kulihat Rian menghampiriku lagi. Kurasakan miliknya ia tancapkan ke liang vaginaku. Ah, aku diapit. Kurasakan kedua liangku mereka masuki. Serta akhirnya kami sama-sama hingga puncak serta puas.

Suasana rumah yang sepi sangat merangsang kami. Kemudian aku ajak mereka ke kamarku. Di sana tubuh bugil ku mereka nikmati lagi serta lagi. Aku pun menikmatinya juga. Sebab gairah kami yang tinggi maka kami perbuat berulang-ulang. Hingga disaat kuhisap milik mereka serta tiada cairan yang mereka keluarkan di mulutku serta liangku. Kurasakan tidak ada semburan.

Sebab telah malam akhirnya kami jalan keluar bertiga. Kami jalan-jalan dengan mobilku yang kaca filmnya hampir 100%. Kami main di utara Jakarta. Kemudian kami buat mobil goyang hingga jam 04:00 pagi. Pasti kami meperbuat istirahat. Serta kami keluar serta balik jam 04:00 lebih. Tampaknya gairah seumur kami terbukti fit.

Anto serta Rian bergiliran menyetir. Serta diperjalanan tiada sehelai kainpun di tubuh bugil ku. Kondisi kaca mobil yang memungkinkan jadi selepas dari mojok aku pun tetap bercinta dengan mereka. Hingga-sampai penjaga karcis pun tidak menonton tubuh bugil ku. Diperjalanan aku duduk di belakang serta mereka bergiliran bercinta denganku.

Mungkin sebab tubuh semok ku yang lebih unggul dari cewek-cewek lain jadi mereka tidak menyia-nyiakan peluang yang jarang ini. Serta mereka terus menikmati tubuh bugil ku.

author
No Response

Comments are closed.