Judi Bola

Cerita Seks Baby Sister Bohay

664 views
Casino Uang Asli

Separuh Baya – Malam telah larut serta jam telah memperlihatkan pukul 9 malam. Sedari siang tadi kakakku bersama suaminya menghadiri pertemuan sebuah Network Marketing serta diteruskan dengan pertemuan khusus para leaders. Untuk menghapus suntuk, aku connect ke internet serta beberapa macam website aku buka, semacam biasa tentu tersedia tidak sedikit website porno yang asal nyrobot.

Biasanya aku langsung close sebab aku enggak enak dengan kakakku, tetapi malam ini mereka tidak ada dirumah, hanya bersama dengan seorang baby sitter cantik keponakanku, namanya Imah baru berusia 19 Tahun serta berasal dari Wonosobo. Terbukti agak kolotan serta dusun sekali, tetapi kalau aku perhatikan lagi Imah mempunyai body yang cukup keren dengan wajah yang tidak terlalu jelek.

Kami biasa mengobrolkan agenda tivi alias terkadang Im-im (panggilan Imah sehari-hari) aku ajari internet meskipun hasilnya sangat kurang baik. Entah kenapa malam ini keinginanku untuk menonton website porno sangat besar serta libidoku naik saat aku lihat gambar-gambar telanjang di internet, tanpa aku sadari Im-im keluar dari kamar serta berlangsung ke arahku entah telah berapa lama dirinya berdiri disampingku ikut memperhatikan gambar-gambar telanjang yang ada di monitor komputer.

“Apa enggak malu ya..?” tanya Im-im yang membikinku kaget serta segera aku ganti situsnya dengan yang “normal”. Dengan berusaha tenang, aku minta Imah mengulangi pertanyaannya.

“Itu lho tadi, gambar cewek telanjang yang Mas buat, emangnya nggak malu kalau dilihat orang?”

Terbukti Imah sangat lugu serta ndusun kalau soal beginian. Dengan santai aku jawab sembari menyuruhnya duduk disebelahku.

“Begini Im, ini gambar bukan aku yang buat, orang yang buat ini (sambil aku perlihatkan lagi website yang memuat gambar telanjang tadi), merekakan model yang dibayar jadi ngapain malu kalau bisa duit.”

Kemudian Im-im menonton lebih akurat satu per satu gambar telanjang itu dengan posisi badan agak membungkuk jadi terkesan jelas bulatan kenyal panyudaranya, telah sejak lama aku menikmati pemandangan ini serta aku sangat terobsesi untuk tidur dengan Im-im. Aku tersentak kaget saat Imah si baby sitter cantik bertanya soal gambar dimana seorang cowok sedang menjilati vagina cewek.

“Apa nggak geli ceweknya dijilati kayak gitu terus lagian mau-maunya cowok itu jilatin punya ceweknya padahalkan tempat pipis?”.

Dengan otak yang telah kotor aku mulai berfikir bagaimana aku mekegunaaankan peluang ini dengan baik.

“Gini Im, vaginanya cewek kalau dijilatin oleh cowok malah enak, terbukti awalnya geli tapi lama-lama ketagihan ceweknya. Kalian belum sempat coba kan?” tanyaku pada Im-im sambil tanganku membuka gambar-gambar yang lebih hot lagi.

“Belum sempat sama sekali, tapi kalau ciuman bibir serta susuku diremes telah pernah, aku takut kalau kelak hamil”. (terbukti Im-im sangat terbuka mengenai pacarnya yang di Bogor serta sempat sebuahhari cerita kalau pacarnya ngajak tidur di hotel tapi Im-im nggak mau).

“Kalau Cuma kayak gitu nggak bakal bikin hamil, gemana kalau kalian coba, kelak kalau kalian hamil aku mau tanggungjawab serta nggak butuh bimbang soal uang, terus kalau nyatanya kalian nggak hamil, kalian kelak aku ajari gaya-gaya yang ada digambar ini. Gimana?”

Dan Im-im cuma diam sambil lihatin wajahku, sebetulnya aku tahu dirinya naksir aku telah lama tapi sebab posisi dirinya hanya baby sitter cantik yang membikinnya nggak PD.

“Benar ya.., janji lho?” pintanya dengan sedikit ragu.

Dan dengan wajah penuh semangat aku bersumpah untuk menepati janjiku, meskipun aku enggak ada niat untuk menepati janjiku. Aku putuskan sambungan internet serta mulai “melatih” Im-im dengan diawali teknik berciuman yang telah sempat dirinya rasakan dengan pacarnya,

sentuhan halus bibirnya yang lembut membikinku membalas dengan ganas hingga tanpa terasa tanganku telah meremas payudara Imah yang terbukti tetap kencang. Desahan halus mulai timbul saat bibirku menelusuri lehernya yang agak berbulu seolah Im-im menikmati semua pelatihan yang aku berbagi.

Aku merasa cumbuan ini tidak lebih enjoy, aku serta Imah pindah ke dalam kamar Im-im, perlahan aku rebahkan tubuhnya serta bibirku bergantian menjelajah bibir serta lehernya sedangkan tanganku berusaha membuka kaos serta BH-nya serta saat ini separoh tubuh Imah telah bugil membikin libidoku tidak karuan.

BACA JUGA  Cerita Dewasa - Tukang Jamu Yang Bohay Diperkosa Digubuk

Tanpa ada keluhan apapun Imah terus mendesah nikmat serta tangannya mengajar tangan kiriku meremas teteknya yang bulat sedangkan payudara kanannya aku lumat dengan bibirku hingga terdengar jeritan kecil Im-im. Entah berapa lama aku mencumbu tahap atas tubuhnya serta sebetulnya keinginanku untuk bercinta telah sangat besar tetapi aku tahu ini bukan saat yang cocok.

Perlahan aku turunkan celana singkat serta celana dalamnya bersama hingga Imah sepenuhnya bugil serta ini yang membikin dirinya malu. Untuk membikin Imah tidak merasa canggung aku mencumbunya lebih ganas lagi jadi saat ini Imah mendesah lebih keras lagi serta tangan kanannya meremas kaosku untuk menyalurkan gairahnya yang mulai memuncak.

Bibirku saat ini mulai menjalar kebawah menuju vaginanya yang tertutup kumpulan bulu hitam, perlahan aku angkat kedua pahanya hingga posisi selakangannya terkesan jelas. Samar-samar terkesan lipatan berwarna merah di vaginanya serta aku tahu baru aku yang menonton surga dunia milik Im-im.

Kini bibirku mulai menjilati vaginanya yang mulai banjir dengan halus supaya Im-im tidak merasa geli serta nyatanya rencanaku berlangsung lancar, desahan yang tadi menghiasi cumbuanku dengan Imah saat ini mulai diselingi lenguhan serta jeritan kecil yang menandakan kenikmatan menarik yang sedang dirasakan baby sitter cantik keponakanku.

Terus lama terus tidak sedikit lendir yang keluar dari kemaluannya yang membikinku lebih bergairah lagi, tiba-tiba seluruh tubuh Imah kejang serta suara lenguhannya menjadi gagap sedangkan kedua tangannya meremas kuat kasurnya. Dengan diiringi lenguhan panjang Imah mencapai klimak, tubuhnya bergerak tidak beraturan serta aku lihat sepasang teteknya mengeras jadi membikinku ingin meremasnya dengan kuat.

Seusai kenikmatannya perlahan turun seiring tenaganya yang habis terkuras membikin tubuhnya yang bugil menjadi lunglai, dengan kepasrahannya aku menjadi sangat ingin segera menembus vaginanya dengan penisku yang sedari tadi telah tegang.

“Imah merasa sangat aneh, bimbang aku jelasin rasanya” katanya dengan perlahan.

“Belum sempat aku merasakan faktor ini sebelumnya, aku takut kalau terjadi apa-apa,” sambil memelukku erat. Sambil kukecup keningnya, aku jawab kekhawatiranya.

“Ini yang disebut kenikmatan surga dunia serta kalian baru merasakan sebagian. Imah nggak butuh takut alias khawatir soal ini, kan aku mau tanggungjawab kalau kalian hamil,” sambil kubalas pelukannya.

Sekilas aku lupa libidoku serta berganti dengan perasaan ingin melindungi seorang cewek, kemudian tanpa disengaja tangan Im-im menyentuh penisku jadi membikin penisku kembali menegang. Wajah Imah tersipu malu saat aku lihat wajahnya yang memerah, kucium bibirnya serta tanpa menantikan komandoku Im-im membalasnya dengan lebih panas lagi serta saat ini Imah terkesan lebih PD dalam mengimbangi cumbuanku. Teteknya aku remas dengan keras jadi Im-im mengerang kecil.

Kini bajuku dibuka oleh sepasang tangan yang sedari tadi hanya sanggup meremas keras kasur yang saat ini telah berantakan spreinya serta aku imbangi dengan melepas celana pendekku serta segera terkesan penis yang telah tegang sebab aku terbiasa tidak menggunakan CD saat dirumah.

Menonton pemandangan itu, Imah malu serta menjadi sangat kikuk saat tangannya aku bimbing memegang penisku serta seusai terbiasa dengan pemandangan ini aku membikin gaya 69 dengan Imah berada diatas yang membikinnya lebih bebas menelusuri penisku.

Seusai beberapa lama aku bujuk untuk mengulumnya, akhirnya Im-im mau meperbuat serta menjadi sangat menikmati, sedangkan aku terus menghujani vaginanya dengan jilatan lidahku yang memburunya dengan ganas. Sebab tidak kuat menahan rasa nikmat yang menyerang seluruh tubuhnya,

Im-im tidak sanggup meneruskan kulumannya serta lebih memilih menikmati jilatan lidahku di vaginanya serta aku tahu Imah si baby sitter cantik mengharapkan kenikmatan yang lebih lagi jadi tubuh bugilnya aku rebahkan sedangkan saat ini tubuhku menindihnya sembari aku teruskan bibirku menjelajahi bibirnya yang memerah.

Perlahan tanganku menuntun tangan kanan Im-im untuk memegang penisku hingga berada cocok di depan mulut vaginanya, aku gosok-gosok penisku di lipatan vaginanya serta mengdampakkan sensasi yang menyenangkan, erat sekali tangannya memelukku sambil telus mengerang nikmat tanpa memperdulikan lagi suaranya yang mulai parau.

Vaginanya terus basah serta perlahan penisku yang tidak terlalu besar mendesak masuk ke dalam vaginanya serta usahaku tidak begitu sukses sebab hanya bisa memasukkan kepala penisku. Perlahan aku mencoba lagi serta dengan inisiatif Im-im yang membawa kedua kakinya hingga selakangannya lebih terbuka lebar yang membikinku lebih bebas menerobos masuk vaginanya serta nyatanya usahaku tidak sia-sia. Dengan sedikit menjerit Imah mengeluh,

BACA JUGA  Cerita Seks Tante Nakal Ngajak ML

“Aduh.., sakit. Pelan-pelan dong” dengan terbata-bata serta lemah kata-kata yang keluar dari mulutnya. Saat seluruh penisku telah masuk semua, aku diam sejenak untuk merasakan hangatnya celah vaginanya.

Perlahan aku gerakkan penisku keluar-masuk liang vaginanya hingga menjadi lebih lancar lagi, terus lama terus kencang aku gerakkan penisku hingga memasuki liang paling dalam. Beberapa rancauan yang aku serta Imah keluarkan untuk mengekspresikan kenikmatan yang kita alamiah telah tidak terkendali lagi, hampir 15 menit aku menggenjot vaginanya yang baru pertama kali dimasuki penis hingga aku merasa seluruh syaraf kenikmatanku tegang.

Rasa nikmat yang aku rasakan saat spermaku keluar serta memasuki celah vaginanya membikin seluruh tubuhku menegang, aku lumat habis bibirnya yang memerah hingga Im-im serta kedua tanganku meremas teteknya yang mengeras. Akhirnya aku bisa merasakan tubuh Im-im yang lama ada dianganku.

Kami berdua tergolek lemah seolah tubuhku tidak bertulang, kupeluk tubuh Imah si baby sitter cantik dengan erat supaya dirinya tidak galau serta seusai tenagaku pulih aku berusaha menggunakankan baju padanya sebab Im-im tidak sanggup berdiri lagi. Saat aku hendak mengenakan CD aku lihat sedikit bercak merah dipahanya serta aku bersihkan dengan CD ku supaya Im-im tidak tahu kalau perawannya telah aku renggut tanpa dirinya sadari.

Kami berdua meperbuat faktor itu berulangkali serta Imah terus pintar memuaskanku serta selagi ini dirinya tidak hamil yang membikinnya sangat PD. Tanpa disadari 2 tahun aku menikmati tubuhnya gratis meskipun saat ini Imah tidak menjadi baby sitter cantik keponakanku sebab kakakku telah pindah rumah mengikuti suaminya yang dipindah tugaskan ke daerah lain.

Sekarang Im-im menjadi penjaga rumahku serta sekaligus pemuas nafsuku saat pacar-pacarku tidak mau aku ajak bercinta. Saat lebaran semacam biasa Imah pulang kampung selagi 2 minggu serta yang membikinku kaget dirinya membawa seorang cewek sebaya dengan Imah serta bernama Dina yang adalah sepupunya.

Terbukti lebih cantik serta lebih seksi dari Imah yang membikinku berpikir kotor saat menonton tubuh yang dimiliki Dina yang lugu semacam Imah 2 tahun lalu. Pada malam harinya, seusai kita melepas rasa kangen dengan bercinta hampir 2 jam, Imah tiba-tiba menjadi serius saat dirinya mengutarakan maksudnya.

“Mas, aku telah 2 tahun melayani Mas untuk memselesaikan urusah rumah serta juga memberbagi kepuasan diranjang semacam yang aku berbagi saat ini,” Imah terdiam sejenak.

“Aku ingin tahu, apakah ada keinginan Mas untuk melamarku meskipun hingga saat ini aku tidak hamil. Apa Mas mau melamarku?”

Aku terhenyak serta diam saat disodori pertanyaan yang tidak sempat terlintas sedikitpun selagi 2 tahun ini. Lama aku terdiam serta tidak tahu mau mengatakan apa serta akhirnya Imah meneruskan perkataannya.

“Imah tahu kalau Mas nggak ada keinginan untuk melamarku serta aku nggak menuntut untuk menjadi suamiku, 2 tahun ini aku merasa sangat tersanjung serta sebelum itu aku telah mencintai Mas serta menjadi terus besar saat aku tahu Mas sangat perhatian denganku.”

Imah terdiam lagi serta aku memeluknya erat penuh rasa sayang serta Imah pun membalas pelukanku.

“Tapi.., aku ingin lebih dari ini. Aku ingin bisa menikmati cinta serta kasih sayang seorang suami serta itu yang membikinku menerima pinangan seorang pria yang rumahnya tidak jauh dari desaku.” Aku terhenyak serta menjadi lebih bimbang lagi serta belum bisa menerima berita yang sangatlah mengagetkanku.

Kami berdua hanya bisa diam serta tanpa terasa meleleh air mataku serta aku baru merasa bahwa aku nyatanya sangatlah mengharapkannya, tetapi nyatanya telah telat. Keesokan harinya aku mengantar Imah si baby sitter cantik ke terminal untuk kembali pulang ke desanya serta menikah dengan seorang duda tanpa anak, menurutnya calon suaminya bakal menerimanya meskipun dirinya telah tidak perawan.

Dengan langkah gontai aku kembali ke mobilku serta melewati hari-hariku tanpa Imah si baby sitter cantik.

author
No Response

Comments are closed.