Judi Bola

7 Kebiasaan Berikut Tingkatkan Risiko Demensia

121 views
Casino Uang Asli

Kesehatan – Demensia merupakan gangguan yang memunculkan kerusakan progresif pada sistem saraf. Faktor ini nantinya menyebabkan kumpulan gejala semacam penurunan daya ingat, penalaran, menilai, dan berbahasa.

Tidak sama dengan pikun yang hanya lupa pada faktor detil, sementara orang dengan demensia dapat lupa sama sekali bakal dirinya. Gaya nasib tidak sehat dapat menambah risiko seseorang terkena demensia.

Bila Kamu ingin menurunkan risiko terkena penyakit ini, berikut berbagai faktor yang butuh dihindari semacam mengutip Reader’s Digest, Sabtu (13/5/2017).

1. Asupan makan kurang baik

Asupan makan yang tidak sebanding bukan hanya membikin berat badan jadi tidak sehat, tapi memenyesalkan otak. Hasil studi menunjukkan orang yang mengonsumsi lemak jenuh cenderung berisiko tinggi terkena demensia.

Nah, untuk mencegah demensia konsumsi makanan sebanding mulai dari sayur, buah, kacang-kacangan, karbohidrat, lemak dan protein.

“Otak membutuhkan lemak sehat, protein tanpa lemak, dan vitamin dan mineral,” kata ilmuwan Alzheimer’s Drug Discovery Foundation (ADDF), Howard Fillit.

2. Mengonsumsi minuman alkohol berlebih

Mengonsumsi minuman beralkohol menambah risiko demensia dan persoalan kesehatan lain semacam tekanan darah tinggi, stroke dan penyakit hati.

“Berbagai studi menunjukkan korelasi antara konsumsi alkohol dalam jangka panjang dan tidak sedikit dan performa kognitif,” kata dokter spesialis saraf, Clifford Segil.

Lebih baik mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah secukupnya yakni satu gelas sehari bagi wanita dan dua gelas bagi pria.

3. Merokok

Ada lebih dari 4.700 senyawa kimia berbahaya dari rokok dan asap rokok. Aneka studi juga menunjukkan orang yang merokok berisiko tinggi mengembangkan demensia. Tidak hanya itu 79 persen berisiko terkena Alzheimer.

4. Rendah aktivitas fisik

Terlalu tidak sedikit duduk dan sedikit bergerak memenyesalkan kesehatan otak. Untuk mengurangi risiko terkena demensia ada baiknya selalu meperbuat olahraga. Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan olahraga aerobik dengan intensitas sedang lima kali seminggu dengan masing-masing kurang lebih 30 menit.

BACA JUGA  Kesehatan - Merasa Galau Sepanjang Waktu, Cobalah untuk Melakukan Hal Ini

Dokter Fillit membahas olahraga memompa oksigen dan darah ke jantung dan otot, yang kemudian menguntungkan otak juga.

“Hasil studi menunjukkan dengan kuat bahwa olahraga berguna bagi otak dan menurunkan risiko sakit dan kematian dini,” kata Fillit.

5. Jarang latihan olahraga otak

Olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga fisik. Jadi pastikan melatih otak dengan bermain teka-teki silang, bermain catur, alias permainan yang memerlukan pemikiran strategis.

6. Kesepian

Peneliti dari Brigham and Women’s Hospital mengungkapkan ada hubungan kuat antara perasaan kesepian dengan pembentukan beta-amyloid , protein yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

Jadi, meskipun Kamu merasa menyukai aktivitas sendirian, sesekali luangkan waktu berkumpul bersama komunitas. Umpama bergabung dalam komunitas kelompok, penggemar hewan, alias kelompok olahraga.

7. Tidak lebih alias berlebihan tidur

Tidurlah secukupnya dan bernilai. Bila tidak lebih tidur, memicu risiko demensia. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Alzheimer’s & Dementia menyatakan wanita yang tidur tidak lebih dari enam jam risiko terkena demensia meningkat 36 persen. Tetapi bila lebih dari delapan jam, risiko terkena demensia meningkat 35 persen.

author
No Response

Comments are closed.